Recent Articles


Foto Bungkus iPhone 5C Beredar Luas

| July 29, 2013

Apple iPhone generasi terbaru sepertinya telah berada satu langkah lebih dekat lagi dengan para konsumen. Pasalnya, sebuah foto yang menampakkan gambar dari bungkus-bungkus iPhone 5S telah beredar secara luas di dunia internet. Foto tersebut bisa diseb…

Continue Reading


Perbandingan Nokia Lumia 1020 dan Samsung Galaxy S4 Zoom

| July 29, 2013

Nokia Lumia 1020 memang telah menjadi salah satu bahan pembicaraan panas di kalangan penggila gadget dan perangkat-perangkat mobile di seluruh dunia. Wajar, karena smartphone ini merupakan ponsel pertama yang memiliki sebuah kamera berukuran 41 megapix…

Continue Reading


Sartika: Evernote, Sebuah Platform Yang Terus Berkembang Untuk Mengingat Segalanya

| July 29, 2013

Sartika: Evernote, Sebuah Platform Yang Terus Berkembang Untuk Mengingat Segalanya

Kebutuhan akan aplikasi untuk urusan catat mencatat saat ini tidak bisa lagi mengandalkan aplikasi bawaan sebuah perangkat, karena dapat dipastikan penuh keterbatasan. Apalagi saat ini, bagi para pebisnis dan eksekutif muda pasti sangat membutuhkan aplikasi notes.

Seperti taglinenya, Evernote merupakan sebuah aplikasi yang memungkinkan penggunanya membuat catatan atau notes, menyimpan ide-ide, mengumpulkan artikel-artikel yang ditemukan sewaktu browsing, dan ditambah dengan akses dari berbagai macam perangkat digital seperti desktop, smartphone, iPad, dan lainnya.

Evernote merupakan perusahaan swasta yang berdiri sendiri dan bermarkas di Redwood City, California. Mereka memiliki program Ambassador yang diwakili oleh orang-orang dari berbagai negara, dan dari Indonesia terpilih Sartika Kurniali, seorang penulis yang juga merupakan seorang Dosen di sebuah Universitas swasta di Jakarta. Belum lama ini, Rabu (24/07/13), JerukNipis berkesempatan untuk mewawancarai sosok yang akrab dipanggil Tika tersebut mengenai pengalaman dirinya menjadi duta penulisan Evernote, pendapatnya mengenai aplikasi lokal, dan tentu saja mengenai buku “Mengingat Segalanya Dengan Evernote” sebuah buku yang ditulis Tika saat mendapat kesempatan mengunjungi perusahaannya langsung di California ketika menulis buku ini. Sehingga isinya unik karena tidak hanya bercerita tentang penggunaannya, tetapi tentang perusahaan dan orang-orang di baliknya langsung dari sumbernya.

1. Bisa diceritakan latar belakang mbak Tika bisa terpilih menjadi Duta Penulisan Evernote seperti apa?

Saat mencoba aplikasinya, saya rasa aplikasinya memang bagus, belum pernah ada aplikasi yang yang semanarik Evernote saat itu. Evernote juga tersedia untuk semua jenis smartphone, serta bisa men-syncronize semua catatan kita. Kebetulan saat itu saya sudah menulis beberapa buku mengenai aplikasi komputer, jadi saya berinisiatif menulis buku mengenai Evernote, toh di Indonesia waktu itu belum ada yang mengulas. Saya kemudian mengontak perusahaannya, lalu tidak lama dibalas oleh mereka. Nah, dari situ mereka terbuka menerima inisiatif dari saya untuk menulis buku tentang Evernote. Setelah itu berlanjut ke perkenalan dan pertemuan yang berlangsung di Jakarta. Saat itu mereka mengundang saya untuk datang ke acara tahunan Evernote di California, sekaligus melakukan riset untuk buku tersebut.

2. Kunjungan ke Evernote, California. Berdasarkan inisiatif sendiri dengan biaya sendiri, atau atas undangan dari Evernote?

Tidak, saya diundang oleh Evernote. Mereka sebelumnya memang sudah memiliki program Ambassador ini, namun waktu itu hanya ada di US. Kebetulan saat itu baru dibuka secara Internasional, dan saya diminta untuk bergabung dalam program tersebut bersama perwakilan lain dari seluruh dunia. Dan biaya ditanggung semua oleh Evernote. 

3. Mengapa memilih “Mengingat Segalanya Dengan Evernote” sebagai judul buku?

Sebenarnya itu adalah tagline dari Evernote sendiri, mengapa saya menggunakan judul tersebut, karena visi Evernote bukan hanya sekadar aplikasi, tapi lebih kepada sebuah platform yang dikembangkan untuk mengingat segalanya. Jadi, apapun dapat disimpan di akun evernote tersebut.

4. Apa keunggulan buku tersebut dibanding dengan buku sejenis yang beredar di pasaran?

Dari segi buku mungkin berbeda sekali, karena buku ini merupakan buku pertama di Indonesia yang membahas mengenai Evernote. Memang aplikasi Evernote ini lebih “something personal”, berbeda dengan media sosial. Dimana setiap isi akun Evernote pasti berhubungan dengan kegiatan atau pekerjaan si pemilik akun.

5. Apa perbedaan Evernote dibandingkan aplikasi notes yang lain?

Berbeda sekali, karena Evernote bisa berjalan di semua platform. Lalu memiliki kemampuan untuk men-sinkronkan semua catatan kita ke dalam gadget,  sehingga tidak perlu perlu repot harus mentransfer data dan takut catatan kita akan hilang. Selain itu, Evernote juga bisa membaca file dari hasil scan sekalipun.

6. Sebagai seorang Education, seberapa besar manfaat Evernote dalam pekerjaan? 

Kalau dalam pekerjaan jelas bermanfaat, kebetulan juga saat ini saya  adalah seorang dosen, saya banyak mengambil referensi mengenai teknologi melalui internet. Nah, saya bisa gunakan fitur Evernote Webcliper untuk mengklik page langsung dari halaman Evernote. Dari sisi Education sendiri jelas peran Evernote begitu penting, karena kadang saya lihat mahasiswa datang ke kelas hanya membawa gadget, bahkan membawa pulpen dan kertas pun sepertinya tidak. Mereka duduk saja di kelas sembari mendengarkan dosennya, yang tentu saja tidak ada yang menjamin semua tersimpan di memori mereka. Padahal mereka membawa macam-macam gadget, mulai dari iPad, BlackBerry, Smartphone, maupun Tablet, tapi malah mereka gunakan untuk bermain. Dari hal tersebut, saya berfikir bila tidak ingin membawa buku, pulpen, dan lainnya, kenapa tidak menggunakan Evernote.

7. Kita mengetahui bahwa Evernote mulai serius di pasar Indonesia sejak pertengahan 2012 dengan menyediakan bahasa Indonesia dalam aplikasi mereka, dan buku ini bertujuan untuk mengenalkannya lebih luas. Pendapat Mbak Tika mengenai perkembangan Evernote di Indonesia seperti apa?

Dari data resmi terakhir, tercatat sudah ada 50 ribu pengguna Evernote di Indonesia, sedangkan di dunia telah mencapai angka 65 juta orang yang menggunakan Evernote.

8. Apa yang menyebabkan pengguna di Indonesia tidak begitu tertarik menggunakan Evernote?

Bukannya tidak tertarik, hanya saja aplikasi ini memang sifatnya “take time”, jadi bila menggunakannya lebih sering dengan menyimpan file yang lebih banyak, mungkin akan lebih terasa manfaatnya. Dan karena saat ini belum banyak yang tahu, tidak seperti media sosial. Evernote lebih membutuhkan waktu untuk lebih dikenal.

9. Harapan Mbak Tika terhadap perkembangan aplikasi lokal di Indonesia , terutama yang selama ini kurang diketahui masyarakat, dengan berkaca dari kunjungan ke Evernote?

Sebenarnya, kalau bisa dibilang aplikasi lokal di Indonesia sudah cukup kreatif, namun kurang bisa mempromosikan diri. Sebenarnya, apa yang dilakukan para pengembang di SiliconValley dengan para pengembang aplikasi disini itu sama saja. Namun sayangnya disini belum banyak investor lokal yang mengangkat pengembang lokal, berbeda dengan Silicon Valley yang mana ekosistemnya sendiri sudah matang, para investor menganggap para pengembang adalah potensi bisnis yang menguntungkan. Justru yang tertarik dengan pengembang lokal disini adalah investor yang berasal dari luar. Mungkin ekosistem enterpreneurnya yang perlu ditingkatkan untuk bersaing di tingkat dunia, tentu juga pentingnya peran serta pemerintah disini.

10. Setelah Evernote, adakah rencana untuk membuat buku bertema aplikasi atau teknologi yang lain?

Ada beberapa ide, tapi belum bisa dijelaskan untuk saat ini. (ZF)

 

Continue Reading


Vicky Shu: Gadget Bantu Jalankan Bisnis Onlinenya

| July 28, 2013

Vicky Shu merupakan pribadi yang aktif dan dinamis. Sebagai brand ambassador dari SPC mobile dia juga wanita aktif yang memiliki bisnis online. Ditemui dalam acara peluncuran aplikasi SPC Store pada 24 juli 2013 kemarin, pebisnis sepatu dengan merek …

Continue Reading


MediaTek Akan Hadirkan Prosesor Mobile Octa Core Murni

| July 28, 2013
mediatek_301748561445_640x360

MediaTek, beberapa waktu lalu mengumumkan kesiapan mereka menghadirkan prosesor mobile

Continue Reading


Telah Ditemukan Samsung Galaxy S4 palsu

| July 28, 2013

Sekitar beberapa hari yang lalu JerukNipis bertemu dengan seorang teman, sebut saja si A. Dia becerita kalau dirinya ditawari beberapa handphone BM (Black Market) oleh temannya si B. Si B mendapatkan barangnya tersebut dari temannya, si C. harga yang d…

Continue Reading


AMD APU A10-6800K Richland Lewati Batas 8Ghz

| July 28, 2013
The Stilt_cpu

The Stilt, Overclocker asal Finlandia, catatkan kecepatan APU A10-6800K melewati

Continue Reading


Pinot: Instagram Video untuk Dokumentasi, Vine untuk Eksperimen Artisitik

| July 28, 2013

Vine dan Instagram Video adalah dua aplikasi yang saat ini bisa dibilang tengah mencuri perhatian dari para pengguna perangkat smartphone. Betapa tidak, kedua aplikasi ini menawarkan sebuah layanan unik, yaitu sebuah fitur untuk merekam video dengan du…

Continue Reading


Buyer’s Guide: Merakit PC Gaming Murah dan Optimal!

| July 28, 2013
SONY DSC

Jagat Review kembali memberikan buyer’s guide PC Gaming murah. Simak artikel ini

Continue Reading


AMD Indonesia Resmi Meluncurkan Prosesor APU Richland

| July 28, 2013
amd richland group photo

AMD Indonesia akhirnya resmi meluncurkan APU generasi ketiga di Indonesia.

Continue Reading